Jumat, 14 Agustus 2015

PENTINGNYA PEMAHAMAN TASAWUF


Entah kenapa Banyak umat islam dijaman sekarang memahami islam hanya sebatas lahiriah semata, secara tekstual dan letere, tanpa adanya pendekatan hakikat dan kedalaman hati, sehingga terkesan kaku dan mau benernya sendiri, yg kulit dijadikan isi, sementara yg isi dibuang karena dianggap bi'dah, lalu mereka bangga dgn pemahaman islamnya dan menganggap bahwa islam yg mereka anut adalah islam yg paling benar dan yg lain adalah sesat.!😳
Padahal kekusyuan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah adalah perkara Hati (ihsan), yg tidak dipelajari secara mendalam oleh ilmu syariat, tapi harus menempuh dunia tasawuf, misal kita shalat, itu syariat,! tapi khusyu menjalankan shalat itu wilayah hakikat, zakat puasa naik haji itu syariat, tpi ikhlas menjalankan itu semua adalah wilayah hakikat. Jadi ilmu syariat adalah ilmu yg menata lahiriyah, gerak gerik dan ucapan kita dalam menjalankan badah, sementara ilmu hakikat adalah ilmu yg menata hati kita, etika dan adab kita dalam menghadap Allah. Syariat tanpa hakikat adalah fasik (sebatas ritual tanpa isi), sementara hakikat tanpa syariat adalah zidik (terjebak kebatinan). Menghadap Allah itu mesti lahir batin, yg lahiriyah itu syariat, yg batiniah itu hakikat, Jadi harus berjalan beriringan"syariat dan hakikat," Orang ibadah tanpa pendekatan hakikat/tasawuf ibarat semprong lampu yg kosong melompong,..😁 hanya sebatas kulit semata...

Perlu dipahami, mendalami Ilmu tasawuf harus dengan bimbingan seorang Guru, agar tidak tertipu imajinasi dan hayalan sesat (tipudaya syetan), karena dalam dunia tasawuf banyak makna2 yg tersembunyi yg hanya mampu diartikan oleh seorang guru yg mengerti tasawuf dan sudah bertarikat.

Hanya_sekedar_Corat_coret.✏
Yyn._

Tidak ada komentar: