Sabtu, 29 Agustus 2015

BAHAYA SIFAT INGIN SELALU DIHARGAI (bagian2)

Orang2 yg terbiasa hidup apa adanya, akan merasa lebih tenang hidup nya tanpa beban,  karena tidak terbebani dengan anggapan dan perkataan orang2 yg ada disekitarnya, karena orang tsb sudah terbiasa menjalani hidup dengan keadaan dirinya yg apa adanya, sehingga orang lainpun sudah mengetahui dirinya dengan segala kekurangan2 nya. Beda halnya dengan orang yg terbiasa hidup selalu ingin dihargai, mereka akan selalu terbebani oleh perasaan takut apabila orang2 yg ada disekitarnya sudah tidak mau menghiargai dan menghormati diri nya lagi, mereka juga sangat takut jikalau orang2 tau keadaan dirinya yg sebenarnya, perasaan takut ini yg terkadang membuat seorang memaksa diri untuk berusaha agar selalu tampil exsis berada diatas, agar mereka sebisa mungkin dapat dihargai dan dihormati orang lain, sifat selalu ingin dihargai itu yg pada akhirnya membuat mereka terjebak standar dan gaya hidup yg tinggi, yg terkadang untuk memenuhi keinginannya itu, mereka tidak segan2 menghalalkan segala cara.

Coba Perhatikan orang2 yg ada disekitar kita, berapa banyak pejabat yg terlibat kasus korupsi, atau pegawai pemerintahan yg menyelewengkan keuangan rakyat, para pelajar yg terjebak kasus prostitusi, atau orang2 yg menjadi perampok atau mungkin juga pembegal, sebagian diantara mereka melakukan tindakan seperti itu bukan semata2 karana kebutuhan hidup mereka yg mendesak, tapi demi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka yg tinggi, yg mereka lakukan agar mereka bisa terlihat lebih hebat dan lebih tinggi dari orang lain, sehigga mereka akan merasa lebih dihargai dan dihormati oleh orang lain yg ada disekitarnya, tapi sayang nya mereka mengesampingkan proses untuk mendapatkan itu semua.

Hidup itu bak roda pedati, kadang diatas terkadang juga dibawah, orang yg sudah terbiasa hidup diatas, mereka akan selalu berusaha dengan sekuat tenaga agar selalu berada tetap diatas, entah dengan cara yg hallal atau pun dengan cara yg haram, namun ada sebagia orang yg sudah tebiasa hidup diatas, dengn gaya hidup dan pasilitas yg serba enak, lalu mereka terjatuh pada kemiskinan, yg pada akhirnya apa yg pernah mereka rasakan kini sudah tidak mereka rasakan lagi, sebagian diantara mereka tidak bisa menerima keadaan yg sebenarnya, ditambah lingkungan dan kebiasaan bergaul dgn orang2 yg selalu tampil mewah, lalu mereka berangan2 agar dapat merasakan apa yg mereka rasakan sebelumnya, angan2 itulah yg kemudian dikipas-kipasi oleh hawanafsu, lalu mereka melakukan tindakan2 diluar aturan2 agama.

Inilah bahanyanya sifat selalu ingin dihargai dan dihormati, hidup akan selalu terbebani oleh perasa takut dan kawatir, sehingga tidak ada ketenangan dan kedamaian didalam hatinya.

Hanya sekedar corat_coret.
Yyn_

Tidak ada komentar: