Senin, 08 September 2014

PENDAHULUAN

Alhamdulillah dengan ini saya membuat sebuah blog yg sangat sederhana, yg menjadikan tempat saya berbagi dan bersilaturahmi antar sesama pencari kebenaran Illahi, Kehadiran blog ini saya buat hanya sekedar iseng2, sebagai curahan isi hati, sekaligus sebagai media untuk menasehati dan mengingatkan diri sendiri, tanpa ada maksut dan tendensi apapun dan kepada siapapun.

Beberapa isi materi yg ada di dalam blog ini, saya tulis berdasarkan pemikiran saya pribadi yg masih sangat terbatas, disamping beberapa sumber dari beberapa tokoh agama baik kitab maupun sosok ulama, sebagai bahan insfirasi dan juga objek dalam mengembangkan tulisan saya ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya juga mencantumkan nama sumber maupun nama si pengarang, sebagai etika dan adab sesama penulis blog.

Semoga blog ini bermanfaat, dan mohon maaf apabila ada kata2 atau materi dari isi blog saya ini yg kurang berkenan.

Sukadiri-Tangerang 7-Sep -2014
Penulis: Yayan ( Yyn )

Selasa, 12 Agustus 2014

HAKEKAT TOBAT

Hakekat Tobat Bukanlah mengingat ingat Dosa, tapi hakikat tobat adalah melupakan dosa-dosa. Demikian pandangan yg cukup dasyat dari Imam Junaidi al-Baghdadi. Jika seseorang masih ingat dosanya dalam tobatnya berarti ia juga punya potensi untuk mengulang dosa itu karena adanya rekaman yg masih belum terhapus.

Karena itu, dalam bertobat kita harus punya jiwa yang pasrah kepada Allah Ta'alah, dan benar-benar husnudzon (berbaik sangka) kepada Allah, bahwa kita bertobat semata-mata karena ampunan Allah yg sudah diturunkan kepada kita. Sebab tanpa didahului turunnya ampunan Allah sampai kapanpun kita tidak pernah bisa bertobat.

Jadi tobat itu hakikatnya bukan sebab, tapi akibat. Akibat dari ampunan Allah kepada hamba yg telah ditakdirkan untuk bertobat.

Sumber: Syekh LUKMAN HAKIM MA.

Senin, 26 Mei 2014

7 KRITERIA ORANG ORANG YANG AKAN MENYESATKAN MU



Orang yang banyak bicara, janganlah kamu harapkan
kesadaran hatinya.

Orang yang banyak makan, janganlah kamu harapkan
kata-kata hikmah dari nya.

Orang yang banyak bergaul
dgn manusia, janganlah kamu harapkan
kemanisan ibadah nya.

Orang yang cinta kepada dunia, janganlah kamu harapkan
khusnul khotimah nya.

Orang yang bodoh,
janganlah kamu harapkan
akan hidup hati nya.

Orang yang memilih berkawan
dengan orang zalim, janganlah kamu harapkan kelurusan agamanya.

Orang yang mencari keridoan manusia, janganlah kamu harapkan keridoan Allah daripada nya.

Sumber: Tanloid Posmo.