Jumat, 15 April 2016

JAGALAH HATI JANGAN TERPANCING

Dalam pergaulan antara sesama manusia, adakalanya kita harus pandai2 menjaga hati dan fikiran kita, agar kita tidak mudah terpacing dgn perlakuan buruk orang lain pada diri kita, ada yg suka dgn kita, namun banyak pula yg tidak menyukai diri kita, ada yg suka menggangu, mencari-cari cela, memanfaatkan, ada juga yg merendahkan dan menghinakan. Terlepas apapun motif orang lain terhadap diri kita, hendaklah diri kita tidak mudah terpancing apa lagi harus marah-marah, karena jika kita terpancing dan marah-marah, maka syetan Akan bersorak-sorak gembira, Syetan sangat seneng melihat orang jadi marah-marah, karena itu menunjukan bahwa usahanya berhasil membuat hati seseorang menjadi kotor," hati yg kotor, tidak Akan diterima oleh Allah, Karena hati yg kotor adalah bawaan syetan .!

"Sehebat-hebatnya orang beribadah tidak Akan masuk sorga apabila hatinya masih kotor walaupun hanya sebesar lubang jarum", keran sorga itu tempat yg suci, apalagi Allah yg menciptakan sorga, berarti Allah lebih suci dari yg suci. Kita hidup didunia ini hanyalah sementara dan akan kembali kepada Allah yg maha suci, lalu apakah Allah mau menerima hati kita jika hati kita masih kotor? sementara Allah menciptakan kita dalam keadaan suci, "mungkin saja Allah akan membersihkan diri kita terlebih dahulu kedalam nerakanya hingga kotoran2 syetan terlepas, setelah bersih dan suci, barulah Allah akan menerima diri kita seutuhnya, hem..wallohualam, 😁 semoga Allah memberikan rahmat dan hidayahnya untuk kita semua..

maka dari itu jika kita bertemu dgn orang yg suka mencaci, menghina, atau yg suka menjelek jelekan diri kita, terima saja semuanya sebagai ujian dari Allah, disertai diri kita intropeksi dan evaluasi dan jangan terlalu teropsesi dengan perkataan2 orang lain terhadap diri kita, jika perkataan orang lain itu tidak sesuai dgn keadaan diri kita yg sesungguhnya, maka doa kan saja agar Allah memberikan hidayah kepadanya, toh" semua orang hidup itu bakal mati, bakal tanggungjawab segala perbuatan nya di dunia.!  😁✌

Hanya sekedar corat_coret.
Yyn_

TENTANG WANITA BERHIJAB (JILBAB)

Akhir-akhir ini mulai banyak kita jumpai para wanita mengenakan hijab, banyak ragam dan fariasi hijab yg berkembang dimasyarakat kita, ada hijab syar'i, hijab modern dan lain2, saya kira ini bagus,! berpulang apakah ini suatu kesadaran beragama yg mulai meningkat atau hanya sebuah trend atau gaya hidup, haruslah diberi apresiasi positif, namun ada beberapa catatan yg menurut saya harus dijadikan acuan para wanita agar berhijab, dan ini menurut pengamatan saya sebagai seorang muslim yg masih sangat awam..😁✌

Menurut saya wanita muslim itu mesti berhijab dan itu wajib, banyak ayat2 dalam Al Quran yg memerintah wanita muslim mengharuskan menutup aurat dan mengenakan hijab, namun dalam praktiknya masih banyak wanita muslim yg masih kurang memahami makna berhijab, batasan2 yg harus dipenuhi agar sah dalam berhijab menurut ketentuan syariat, hal ini tentunya tidak terlepas dari perkembangan jaman, sehingga melahirkan pakaian-pakaian hijab yg terkadang lebih mementingkan selera individu dan mengesampingkan syariat, tidak jarang pakaian-pakaian hijab yg masih menonjolkan lekuk tubuh dan ini menodai makna hijab itu sendiri.

Wanita berpakaian hijab itu baik, karena hijab dapat menyaring tingkah laku, minimal menjadi dasar ahlaq, kadang kita berfikir" banyak wanita berpakaian hijab tapi memiliki ahlaq dan tingkah laku yg kurang baik, bahkan sangat buruk, lebih buruk dari wanita-wanita yg tidak mengenakan hijab, perlu disadari, antara kewajiban berhijab sebagai wanita muslim, dan berahlaq sebagai sorang muslim itu berbeda dan terpisah, berhijab itu suatu kewajiban dalam wilayah syariat, dan mutlak harus dijalankan, artinya jika seorang wanita itu sudah akil baligh dan menyatakan diri sebagai seorang muslim, maka dia harus memenuhi kewajiban-kewajiban sebagai layaknya seorang muslim, seperti shalat, zakat puasa, naik haji bgi yg mampu, termasuk berhijab bagi seorang wanita dan itu wajib, bila ditinggalkan akan berdosa, sementara ahlaq dan tingkah laku yg baik itu suatu kewajiban dalam wilayah Hati yg untuk mencapainya memerlukan proses waktu, dan tergantung dari pemahaman ilmu agamanya, karena baik buruknya ahlaq dan tingkah laku seseorang itu adalah perkara hati yg sangat dipengaruhi oleh pemahaman agamanya, jika seseorang itu mengerti dan paham tentang ilmu agama, maka pemahaman agama itu akan meresap kedalam hati nya, sehingga akan terpancar dalam gerak dan tingkahlaku nya, karenanya jika hatinya baik maka tingkah lakunya pun baik, dan itu butuh proses waktu dan pemahaman agama nya, seperti halnya orang shalat, apakah bisa menjamin bahwa orang yg shalat itu berahlak baik,? mungkin kita berpikir "ngapain shalat kalau ahlaq dan tingkah lakunya masih tidak baik, mending gak usah shalat saja sekalian", saya kira itu kata-kata sesat yg dikipas-kipasi oleh hawanafsu, Kenapa seperti itu, karena shalat itu kewajiban dalam wilayah syariat seperti halnya berhijab yg mesti harus dijalankan, semetara baik buruknya ahlak dan tingkah laku seseorang itu wilayah hati yg untuk mencapainya membutuhkan proses waktu, Jdi kita harus bisa membedakan kewajiban2 syariat yg mutlak harus dijalankan dengan kewajiban berahlak baik yg harus "diusahakan" namun memerlukan proses waktu. Memang idealnya wanita yg mengenakan hijab sebaiknya tidak hanya sibuk menata hijabnya agar tampak lebih menarik, tapi harus juga diimbangi oleh pemahaman ilmu agama yg baik, sehingga akan berpengaruh kepada ahlaq dan tingkah laku yg baik, dan semakin dia mengerti dan paham tentang ilmu agama, maka akan semakin sederhana pula cara berpakaian hijabnya..

Apapun niat dan motivasi wanita perpakaian hijab, baik atau buruk, kembalikan saja semuanya kepada Allah, toh hanya Allah yg tau niat hati seseorang dalam berhijab, mungkin saja Allah masih menakdirkan mereka sebatas itu, dan kita tidak boleh berburuk sangka.

Hanya sekedar corat coret.
_Yyn

Kamis, 07 April 2016

BERSAMA ALLAH DI SETIAP AKTIFITAS

Jadikanlah aktifitas dunia hanya sebatas jasmani dan lahiriah semata, namun Hati kita adalah rumah Allah, jangan ditekan-tekan dgn urusan duniawi, jangan biarkan hati kita melihat aktivitas dunia, biarkanlah Hati selalu menyebut-nyebutasma Allah, apapun aktivitas dan kegiatan kita sehari2..

Yyn_

HATI HATI DGN PUJIAN

Betapa mudahnya hati yg ikhlas pada awalnya, kemudian tercemar Riya karena menerima pujian.
Bila iman kita lemah," pujian bisa menjadi pintu masuk syetan menyusup kedalam hati, sehingga akan mencemari keikhlasan kita dengan perasaan bangga/ujub, lalu memalingkan hati kita kepada selain Allah..

Orang yang didalam hatinya ada ikhlas, dipuji tidak menjadikan dirinya bangga, dicela tidak membuat dirinya resah gelisah.

Hanya sekedar corat coret.✏
Yyn_