Rabu, 22 Juni 2016

MENCARI ILMU LEBIH PENTING

Kita meyakini bahwa takdir Allah berupa rezeki dan jodoh adalah sesuatu yg pasti dan sudah diatur oleh Allah jauh sebelum kita dilahirkan kemuka bumi. Manusia sejatinya hidup didunia ini hanyalah menjalankan takdir, sebagai sebuah proses bahwa segala sesuatu yg terjadi pada diri kita, dan apa yg kita dapatkan hari ini dan esok hari maupun masa yg akan datang adalah ketentuan Allah yg pasti akan kita dapatkan dan akan terjadi, siapa-pun jodoh kita, dimana-pun rezeki kita, Allah sudah mengatur dan tidak akan tertukar satu sama lainnya. Namun demikian allah menyembunyikan dan merahasiakannya, dan setiap manusia tidak dapat megetahui takdirnya masing2 kecuali orang2 tertetu yg memang diizinkan oleh Allah untuk mengetahui rahasia takdir.

Berpulang dari takdir Allah Berupa rezeki dan jodoh yg sudah diatur dan sudah dijajikan oleh Allah pasti akan kita dapatkan, tapi ada sesuatu yg sangat penting yg tidak diberikan oleh Allah kepda kita sebagai manusia, namun kita sebagai manusia diperintahkan oleh Allah untuk berusaha mencarinya sendiri, karena memang Allah tidak akan memberikannya kecuali manusia itu sendiri yg berusaha untuk mencarinya, apakah itu, ..yaitu "ILMU".

Ilmu tidak seperti halnya rezeki ataupun jodoh yg sudah diatur dan pasti akan diberi oleh Allah kepada kita, tapi Ilmu haruslah dicari untuk selanjutnya dipelajari dengan berbagai proses ikhtiar dan juga kesabaran, agar kita dapat mengamalkannya untuk kebaikan kita di dunia maupun di akhirat kelak.
   
ILMU sangat penting untuk manusia, karena dengan ilmu kita dapat mengenal siapa diri kita, siapa Tuhan kita, kemana arah tujuan hidup kita, dengan ilmu kita juga dapat mengetahui mana yg baik dan mana yg buruk, dan yg terpenting adalah Ilmu merupakan senjata kita sebagai manusia untuk melawan hawa nafsu, yg merupakan sumber dari segala masalah yg membuat diri kita selalu terjerumus untuk berbuat dosa sehingga kita semakin menjauh dari Allah Swt. Begitu pentingnya mencari Ilmu sehingga Allah mewajibkan dan memberi ganjaran pahala bagi setiap manusia yg mencari dan mempelajarinya.

Lalu kenapa kita sebagai manusia begitu sibuk mencari rezeki dan jodoh, yg sebenarnya semuanya sudah diatur dan  dijanjikan oleh Allah pasti akan diberi,..sementara ILMU yg tidak diberi oleh Allah dan justru diperintahkan untuk dicari dan dipelajari tapi malah ditinggalkan dan dilupaka, inilah akibat dari orang2 yg sudah dibutakan oleh dunia, mereka lebih senang mengejar kenikmatan duniawi yg pana, dari pada mencari kesenangan akhirat yg kekal.

Hanya sekedar corat_coret.
Yyn_

Selasa, 14 Juni 2016

CARA ALLAH MEMPERLAKUKAN MANUSIA

Perlu disadari, tidak semua orang BAIK bernasib baik, tidak semua orang JAHAT bernasib buruk, terkadang justru sebaliknya,
Allah memperlakukan manusia berbeda sebagai mana cara manusia memperlakukan manusia lainnya, jika manusia mencintai manusia yang lainnya semua kesenangannya akan diberikan, namun bila Allah mencintai hamba yg dicintainya, terkadang justru sebaliknya akan diberikan cobaan berupa kesusahan, kefakiran dll, sebagai mana Allah memperlakukan orang2 sholeh dan para kekasihnya yg terdahulu, kesemuanya untuk meghindari si hamba dari musibah yg jauh lebih besar yaitu berupa fitnah dunia yg akan menjerumuskan dan melalaikan, disamping agar si hamba lebih punya banyak waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Maka bersyukurlah jika kita dikasih kesusahan yg membuat kita semakin sadar, dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah Swt, dari pada dikasih Kekayaan tapi membuat diri kita semakin sibuk, yg justru semakin menjauhkan diri kita dari Allah SWT.

Rosulullah saw bersabda, “Aku tidak kawatir jika kalian ditimpa musibah (kemiskinan), yang aku kawatirkan ialah jika kalian sedang ditimpa kesenangan (kekayaan), sebab jika ditimpa suatu musibah, maka kalian akan dapat beribadah, tetapi jika ditimpa kesenangan, maka kalian akan lupa diri.

Hanya_Sekedar_corat_coret.
Yyn_